Perang Dokumen Via Leaks

Standard

Dokumen atau bisa kita artikan informasi yang terekam dlm media apapun seringkali diabaikan oleh banyak pihak, dokumen dianggap sebagai pelengkap atau sebagai formalitas belaka. Kita bisa lihat berbagai dokumen berserakan di kantor atau di tempat lain. Dokumen merupakan rekaman informasi mengenai peristiwa yang berhubungan dengan pembuat dokumen (instansi, lembaga, organisasi dll). Dokumen muncul sebagai bukti konkrit atas sesuatu, misalnya untuk jual beli orang tidak akan percaya begitu saja sebelum melihat nota pembelian dan jangan dikira, meski hanya secarik, nota itu dapat dicairkan menjadi ratusan bahkan jutaan rupiah (biasanya pas LPJ yg urusannya sama pemerintah). Maka dalam setiap kegiatan pasti disertai dengan munculnya dokumen2. Walaupun dalam beberapa hal dokumen2 ini ada yg mudah dibaca/dipahami ada pula yg rumit. Untuk yg kedua ini biasanya digunakan pada operasi khusus yg menggunakan bahasa sandi.

Pentingnya dokumen ini sering diabaikan, contoh kecil bulan lalu ada berita bahwa dokumen kasus di KPK tdk muat dan terlantar di luar ruangan/koridor. Dan masih banyak lagi kasus yang sifatnya menelantarkan dokumen begitu saja.. Dalam dunia kearsipan dapat kita temui sejumlah kisah mengenai dokumen2 penting yg nyasar ke pasar loak, padahal mempunyai nilai sejarah dan kebangsaan yg tinggi.

Kelalaian dalam mengelola dokumen dapat menjadi masalah besar. Walaupun tidak bisa dirasakan dalam waktu dekat, namun pembiaran dokumen akan berdampak pada lembaga pencipta dokumen dikemudian hari. Karena nilai yang terkandung dalam dokumen sangat banyak (sejarah, bukti, uang, pengetahuan, kebangsaan, dll) maka dampak yg dihasilkan bisa menjadi luar biasa, apalagi jika dokumen itu betul2 memiliki nilai yg sangat tinggi.

Akhir2 ini muncul kasus menarik yaitu munculnya situs wikileaks yang berisi dokumen2 rahasis kedutaan besar AS di beberapa negara. Bayangkan saja, dokumen2 rahasia AS(sekelas AS) saja bisa bocor dan terpublikasikan(yg seharusnya disembunyikan) dengan begitu cepat. Terimkasih kpd Teknologi informasi yg membantu penyebaran nya(heheheh). Dengan bocornya surat kawat dari keduataan AS itu maka banyak orang menjadi tahu apa yg dilakukan oleh AS di negara2 melalui kedutaannya. Termasuk Indonesia, yg menuurt dokumen itu ternyata AS sudah mengetahui aksi Marriot, Pemilu 2004, penangkapan Ba’asyir, TImor2, dll. yg intinya AS ada dibalik itu, atau dokumen2 lain yg terkait dengan negara Timur tengah….

Indonesia yg orgnya cukup kreatif juga tidak mau kalah, munculah indoleaks yg berisi dokumen2 penting yang selama in tidak banyak diketahui orang. Meskipun tidak se-secret punyanya wikileaks tpi cukuplah dokumen2 ini menjadi asupan informasi bgi masyarakat. Entah sy tdk tahu tinggkat kerahasiaan dokumen tersebut(yg bisa menetukan adlh pembuat dokumen), namun jika ternyta itu rahasia, maka tambah lagi kasus penelantaran dokumen (penyebutan ‘pencurian’ ditunda dulu, heheh) terjadi..

Menunggu dokumen2 lain yg akan dibocorkan oleh leaks2 akan membuktikan bahwa manajemen dokumen(klo boleh sy sebut arsip) blm lah maksimal.. Semakin banyak arsip yang bocor membuktikan semkin lemah negara ini dalam merawat asetnya sendiri (kcuali kasus wikileaks sy tdk menyebut Amerika lemah, mungkin….sengaja?), karena pada dasarnya arsip atau informasi merupakan sebuah aset berharga. Salah2 dokumen dapat dijadikan senjata untuk melemahkan pihak tertentu atau menggiring opini tertentu. Misalnya saja yang berkaitan dengan sejarah PKI yg selama ini telah didominasi oleh ORBA, namun dengan kejelian peneliti luar maka terkuaklah berbagai dokumen2 yg menkoreksi sejarah produk ORBA.. Blm lagi dalam dunia hukum, dokumen dapat dijadikan alat bukti, sehngga keselamatan dokumen sbg alat bukti wajib dijaga. Dan sekali lagi di era teknologi informasi ini seolah dokumen2 mendapat alat yang pas untuk mengukuhkan drinnya(dokumen) sebagai amunisi yg setiap waktu siap ditembakan(dibocorkan)..Tengkyu.🙂

http://www.indoleaks.org/2010/12/bersiap-mendobrak.html

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s