Masta Unimus

Standard

Mari, Kenalan Dengan IMM[1]

“ Baca, Pahami dan Bergerak”

Pagi hari di sebuah pasar….

Kamu kuliah dimana?” Tanya arman

Aku kuliah di Unimus, jurusan Ilmu Pemerintahan”jawab Dian

Wah enak bisa kuliah, kalo aku sekarang bantu bapak di Sawah, wah kamu jadi orang besar nanti ” terang  Arman

Amin” sahut Dian

Percakapan itupun terhenti karena Arman disuruh  Bapaknya untuk menurunkan barang dagangan yang baru datang…

Ilustrasi diatas sedikit menggambarkan salah satu pandangan umum yang ada di sekitar kita bahwa kuliah merupakan sebuah prestasi yang membanggakan. Banyak orang yang menganggap dengan kuliah dapat meningkatkan derajat hidup dirinya maupun keluarganya. Namun ternyata saat ini kuliah sudah tidak mendapat kepercayaan seperti dulu. Saat ini kuliah menjadi trend tersendiri dikalangan masyarakat. Kuliah dipandang sebagai batu loncatan untuk dapat mendapatkan pekerjaan, ada juga yang memiliki pandangan kuliah itu suatu tahap yang wajib di tempuh setelah sekolah. Pokoknya dapat kuliah, dengan berbagai cara dan upaya. Tidak heran jika banyak orang yang rela menggelontorkan uang belasan sampai puluhan juta untuk mendapatkan status mahasiswa. Dengan mendapatkan status mahasiswa otomatis derajatnya akan sedikit naik, bukan lagi anak sekolahan yang berseragam, bukan lagi anak yang diatur dengan sejuta peraturan, namun semua itu sudah berganti dengan sebutan Mahasiswa =  Maha – Siswa (siswa yang tertinggi).

Kenyataan diatas sungguh terjadi dan tidak bisa dipungkiri, sering kita melihat perilaku mahasiswa yang tidak memcerminkan sebagai seorang Maha-Siswa. Banyak mahasiswa yang tidak menyadari tanggungjawabnya bahkan sebagai seorang Muslim.  Ditengah arus budaya hedonisme saat ini menyeret kehidupan mahasiswa ke kehidupan yang kering, absurd dan tanpa makna. Sehingga Hidupnya hanya untuk dirinya sendiri, tanpa berpikir bahwa dia adalah makhluk Tuhan  yang mempunyai tugas mulia, Khalifatullah fil Ardh.

Maka ada banyak tawaran di dunia kampus, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) merupakan sebuah sarana dalam mencari identitas diri, berekspresi, berelasi serta yang terpenting adalah menjadikan diri kita Manusia bukan yang lain.

Nah , dibawah ini sedikit perkenalan dari IMM supaya temen2 dapat lebih dekat mengenal Gerakan Mahasiswa di kampus Unimus ini. Namun sebelumnya akan dikenalkan lebih dulu apa itu Muhammadiyah.

Muhammadiyah

Muhammadiyah merupakan gerakan Islam dakwah amar makruf nahi munkar yang bertujuan untuk menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.  Muhammadiyah didirikan oleh KH Ahmad Dahlan pada 18 November 1912 M/ 8 Dzulhijjah 1330 di Kauman, Yogyakarta. Pendiriaan Muhammadiyah ini terdorong oleh Surat Ali- Imron: 104 “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. Merekalah orang-orang yang beruntung”.

Saat itu kondisi umat Islam sangat terpuruk oleh Kolonialisme  Belanda serta sikap umat islam sendiri yang terbelakang. Umat Islam selalu mengalami diskriminasi dalam berbagai hal, terutama dalam hal pendidikan. Hanya segolongan kecil saja dari umat Islam yang dapat memperoleh pendidikan tinggi , itupun yang didapat hanya ilmu pengetahuan umum saja. Selain itu paham agama yang berkembang di Masyarakat masih tercampur dengan kepercayaan2 agama sebelumnya, sehingga agama Islam tidak ditampilkan secara murni. Hal ini lah yang menyebabkan para penjajah menganggap Islam sebagai agama tradisional dan kuno.

Oleh sebab itu Muhammadiyah hadir untuk memberi pencerahan dan menyebarkan agama Islam secara murni dan dinamis selaras dengan perkembangan zaman.  Muhammadiyah sangat menonjolkan prinsip “ Ilmu tanpa amal bagaikan pohon tanpa buah” artinya ilmu yang tidak diamalkan tidak memberikan manfaat. Selain itu bagi Muhammadiyah kejayaan Islam akan terwujud dengan membangun peradaban  masyarakat, maka selain melakukan pengajian-pengajian, Muhammadiyah juga mendirikan Sekolah, Rumah Sakit, Panti Asuhan, Kelompok UKM, serta komunitas seni. Itu semua merupakan instrument pokok dalam membangun sebuah peradaban. Ada lebih dari 10.000 sekolah, 113 perguruan tinggi, puluhan Pondok Pesantren, puluhan Rumah Sakit, ratusan klinik serta warga yang tersebar di 2218 cabang Muhammadiyah di seluruh Indonesia.  Semua amal tersebut sudah memberikan manfaat kepada masyarakat luas (tidak cuma Islam). Serta kiprah Muhammadiyah begitu besar dalam membantu Bangsa ini  dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Semua itu dilakukan hanya mengharap ridho Allah SWT serta menegakan Agama Islam agar menjadi rahmat bagi seluruh Alam.

Dalam menjalankan fungsinya Muhammadiyah mempunya organisai otonom (Ortom)  yang bergerak didalam wilayahnya masing-masing, yaitu : ‘Aisyiah (Perempuan), Pemuda Muhammadiyah, Nasyi’atul ‘Aisyiah (putri), Tapak Suci (Pencak Silat), Hizbul Wathan ( kepanduan), Ikatan Pelajar Muhammadiyah dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.

Pembaca yang budiman, setelah perkenalan dari Muhammadiyah, sekarang kita menuju ke Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)

IMM adalah gerakan Mahasiswa Islam yang berakidah Islam bersumber Al Quran dan As Sunah, bertujuan untuk mengusahakan terbentuknya akademisi Islam yang berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah. Didirikan pada tanggal 29 Syawal 1384 H bertepatan dengan tanggal 14 Maret 1964 M di Yogyakarta. IMM bergerak di bidang keagamaan, kemasyarakatan dan kemahasiswaan. Secara organisatoris IMM merupakan salah satu organisasi OTONOM dari Muhammadiyah seperti ‘Aisyiah, Nasyi’atul ‘Aisyiah(NA), Pemuda Muhammadiyah(PM), Hizbul Wathan(HW), Tapak Suci(TS) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah(IPM).

Saat peresmian  IMM dicetuskanlah 6 penegasan IMM, yaitu :

  1. Menegaskan bahwa IMM adalah gerakan mahasiswa Islam.
  2. Menegaskan bahwa kepribadian Muhammadiyah adalah landasan perjuangan IMM.
  3. Menegaskan bahwa fungsi IMM adalah eksponen mahasiswa dalam Muhammadiyah.
  4. Menegaskan bahwa IMM adalah organisasi mahasiswa yang sah dengan mengindahkan segala hokum, undang-undang, peraturan serta falsafah negara.
  5. Menegaskan bahwa ilmu adalah amaliah dan amal adalah ilmiah.
  6. Menegaskan bahwa IMM adalah Lillahi Ta’ala dan senantiasa diabdikan untuk kepentingan rakyat.

Dengan demikian semakin mempertegas bahwa IMM merupakan sarana perjuangan bagi Mahasiswa Muhammadiyah demi mencapai tujuan Muhammadiyah, yaitu terwujudnya masyarakat Islam sebenar-benarnya.

Ada beberapa hal penting yang melatar belakangi berdirinya IMM, yaitu kondisi internal muhammadiyah saat itu dan kondisi umat dan bangsa. Pertama, kondisi Muhammadiyah yang sudah berkembang begitu pesat, serta bertambahnya amal usaha dimana-mana menyebabkan perlunya SDM yang berkualitas untuk mengurus amal usaha Muhammadiyah tersebut. SDM ini bukan hanya ahli di bidangnya namun harus mempunyai jiwa Muhammadiyah yang bagus. Bukan hanya pada amal usaha namun juga di bidang pemikiran, zaman yang semakin maju menuntut Muhammadiyah untuk dapat memberikan pencerahan pemikiran kepada masyarakat, dengan adanya pemikir-pemikir Muhammadiyah yang intelek dan ulama maka Muhammadiyah mampu mengatasi perubahan zaman dengan cepat. Jika semua ini tidak dipersiapkan, maka dikemudian hari Muhammadiyah tidak memiliki kader-kader yang dibutuhkan.

Kedua, kondisi umat dan bangsa semenjak diproklamirkan kemerdekaan Republik Indonesia terjadi pertentangan idiologi dan kekuasaan. Sewaktu masih dijajah masyarakat Indonesia dihadapkan pada satu musuh, yaitu penjajah namun ketika merdeka musuh kita adalah ideologi-ideologi yang saling berebut kekuasaan di dunia. Terdapat ideologi komunis yang didukung oleh Rusia dan demokrasi yang di dukung oleh Amerika. Selain itu terdapat ideologi Islam yang menjadi sintesis dari kedua ideologi itu. Masyarakat sudah dibingungkan oleh pertentangan para elit politik, sehingga emosi masyarakat mudah dipicu dan digiring ke salah satu ideologi tertentu, rakyat pun hidup sengsara.

Keadaan mahasiswa tidak jauh berbeda, kelompok kampus sering menjadi bahan tarik ulur aliran politik tertentu, hingga muncul kutub-kutub ekstrim yang bertentangan, semangat pergerakan mahasiswa bukan lagi semangat perjuangan untuk rakyat namun semangat kepentingan kekuasaan. Kaum Nasionalis dan kaum komunis selalu membentuk aliansi untuk mengkonsolidasikan kekuatan masing-masing. Hal ini juga terjadi di Pemerintahan, adanya menteri-menteri yang berseberangan pendapat bahkan melakukan kudeta. Umat Islam yang mayoritas pun mendapat pukulan dari misionaris Kristen yang gencar melakukan kegiatan di desa, budaya barat masuk ke Indonesia tanpa seleksi hingga merubah kehidupan kaum muslimin menjadi hedonis, materialistis dan sekuler.

Ditengah kondisi demikian IMM lahir ke tengah masyarakat untuk dapat berjuang mengembalikan samangat perjuangan rakyat dan dakwah islam. Memang pada awalnya IMM sering mendapat tantangan dari berbagai pihak, baik dari Muhammadiyah sendiri maupun dari luar. Namun dengan kesabaran dan kesungguhan IMM mampu mengatasi itu semua. Untuk membedakan IMM dengan organisasi mahasiswa yang lain maka dicetuskanlah Identitas IMM sebagai berikut:

  1. IMM adalah organisasi kader yang bergerak dibidang keagamaan , kemasyarakatan dan kemahasiswaaan dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah.
  2. Sesuai dengan Muhammadiyah, maka IMM memantapkan gerakan dakwah ditengah masyarakat khususnya kalangan mahasiswa.
  3. Setiap anggota IMM harus mampu memadukan kemampuan ilmiah dan akidahnya.
  4. Olehkarena itu setiap anggota harus tertib dalam beribadah, tekun dalam studi, dan mengamalkan ilmunya untuk melaksanakan ketaqwaan dan pengabdianya kepada Allah SWT.

Setelah kita memahami makna mahasiswa dan perjuangan maka sebagai mahasiswa Muhammadiyah sudah sepantasnya kita tidak menutup mata dari realita sosial yang ada. Kemampuan mahasiswa yang mampu berpikir secara dewasa dan mandiri menjadi modal dalam mengarungi samudera perjuangan. Bukan saatnya kita hidup dalam alam anak-anak yang hanya berpikir sesaat, dan apatis. Namun sekali lagi, kita adalah Mahasiswa, kita adalah pemimpin dan pemegang amanah Allah sebagai khalifatullah fil ardh. Maka, tersenyumlah dan ucapkan Selamat Datang di Dunia Mahasiswa…!!!!!

Salam Perubahan !!

Billahi fi Sabililhaq, Fastabiqulkhairat


[1] Ketua Umum PC IMM Kota Semarang periode 2009-2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s