Puisi-puisi an 2

Standard

Cintaku pada mu

Lari ku beranjak ke pinggir danau

Sorot mata menemukan sasarannya

Sesosok wajah menyeruat dari gelombang air danau

Pelan memoriku menggali

Tersaji dalam kepala seorang gadis

Tak lupa lagi pasti ingat

Wajah tertunduk dengan seulas senyum dibalut jilbab merah tua

Berjalan dikawal rintik gerimis dipinggir jalan

Oh ,,”aku ingat”kataku dalam hati

Dia datang lagi kedalam hidupku dan menyapaku dengan hangat

Di julurkan tangan halusnya dan berkata ”datanglah padaku”

Kusambut uluran itu dan kucoba menggenggamnya,,

namun harum tangan nya tak dapat kuhirup,,

halus tangannya tak dapat kugenggam lagi

terlalu halus tangan itu untuk ku genggam

terlalu harum hingga tak sanggup ku menghirupnya

Bunga pun bersemi jatuh berguguran seiring datangnya malam

Rembulan tersenyum padaku

Dan akupun berlari meninggalkan dirinya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s